Sekitar pukul 16.30 aku sudah biasa mandiin anakku yg paling kecil.namun biasanya aku mandiinnya pake air anget sebab kasihan klo pake air dingin,namun waktu mo masak air kompor gak nyala n waktu ku periksa minyak tanahnya kosong….maka kupanggil anakku yg ke 2 dan kusuruh ke warung sebelah buat ngutang dulu
Aku ngutang minyaknya 1/2L…namun tak berapa lama anakku balik lagi dengan tangan hampa dan bilang…Pak tukang warungnya gak ngasih katanya gak di utangin…duh bingungnya aku …mo beli aku gak punya duit(maklum aku lagi nganggur setelah pekerjaan sehari-hari berjualan ES CAMPUR kena gusur dan dilarang berjualan lagi oleh pemerintah setempat karena mengganggu ketertiban katanya)
Dan hati ini rasanya sakit sekali,aku bukan sakit karena tak dikasih ngutang sama tukang warung,tapi aku sakit karena hanya karena duit seribu perak saja aku tak punya dan beli minyak tanah 1/2L pun ku akhirnya tak mampu…
Aku sedih dan sakit rasanya…aku mandiin anak terpaksa dengan air dingin juga dengan tetesan air mata…aku menangis bukan juga karena tukang warung tapi menyesali kenapa aku gak kerja dan bisa menafkahi keluaga dengan layak…
Akhirnya aku berfikir dan mengambil khikmathnya juga aku bertekad klo aku mau usaha lagi…tapi tekadku bulat klo aku mo usaha HOME INDUSTRI …sebab aku sudah bosan dikejar-kejar TRANTIB,dan aku gak mau klo aku tiada nanti cuma hanya bisa mewariskan GEROBAK TUA kepada anak-anakku…
Dan untungnya tekadku yg bulat ini tak diiringi AKAL SEHAT,kenapa aku bilang begitu?andai aku berfikir sehat aku gak akan seperti ini…sebab cuma uang seribu perak z aku gak punya apalagi buat bikin HOME INDUSTRI yg butuh modal gede(SABLENG KLEE)
Namun karena Allah sudah berkehendak jalan itu ternyata bisa aku lalui…pertamanya aku dikasih adikku duit lima ribu perak buat beli rokok,namun aku gak beli tu rokok sebab sayang ntar klo pake beli rokok aku gak punya duit lagi
Selama tiga hari aku keliling pasar atau pertokoan untuk mencari ide agar aku bisa dapat ide untuk bikin suatu produck HOME INDUSTRI…namun belum juga ketemu…dan rasa haus juga lapar aku tahan walau aku sebenarnya bawa uang yg lima ribu itu tapi tetap ku pertahankan agar jangan sampai kepake jajan…
Dan setelah cape muter-muter itu aku mampir dulu ke rumah sahabatku buat minta air teh karena haus(sebab aku jalan kaki terus sich)dan disinilah petunjukNYA datang!!!!aku lihat sahabatku lagi ngiris ager manis buat jualan dipasar…selama sahabatku kerja ngiris ager aku berfikir andai aku bikin ager seperti CINGCAU buat bahan ES campur gimana ya?(karena belum ada dimanapun juga)
Maka aku coba ke sahabatku beli bahannya seharga lima ribu(diketawain juga karena harga tepung mahal n aku cuma beli lima ribu)dan dia ngasih sekitar satu sendok makan…setelah dapat aku pulang dan aku uji coba namun gagal dlm tes pertama itu,itu berulang hampir mencapai kurang lebih 1 1/2thn.itu juga klo kebetulan aku dapat REZEKI ada yg ngasih duit dari adik atau kakaku…
Dan selama itu Alhamdulilah istriku sabar juga anak-anak walau kprihatinan terus mendera kami…dan setelah aku berhasil bisa maka barulah berfikir modal…dan untuk mencari MODAL aku kerja di ASURANSI JIWASRAYA GARUT selama 3bln dan selama 3bln itu aku dapat gaji sebesar 215000…uang sebesar itu aku bagi 115rb buat jualan ES CAMPUR dan bkin AGER 100rb
Alhamdulilah dengan modal itu aku bisa usaha,walau dengan resiko jam istirahatku yg sangat sempit sekali…karena waktuku dibagi antar jam 9.00 s/d 19.00 untuk berjualan ES CAMPUR dan dari Jam 20.00 s/d 3,oo pagi masak AGER dan dari jam 5 pagi aku pasarkan ke PASAR CIAWITALI GARUT dengan cara titip jual…
Itu semua aku dibantu anakku yg paling gede (STM kls 2) atau Istriku secara bergilir karena kasihan sama aku,dan itu berlangsung selama 7 bln karena setelah itu usahaku mulai berkembang dan aku mulai dibantu sama pegawe 2 orang
Kini aku sudah bisa bikin HOME INDUSTRI dan aku adalah orang pertama yg bikin produck ini(mungkin didunia)dan perusahaanku aku kasih nama dengan nama anakku yang paling kecil yaitu PD RESTU

AGEN MUDAH DAN MURAH